Sepi Bonus, Ojol Jarang Terlihat Di Jalanan Jakarta Saat Idul Fitri


Sepi Bonus, Ojol Jarang Terlihat Di Jalanan Jakarta Saat Idul Fitri

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono menyebut lenyapnya bonus untuk driver ojek online (ojol) jadi alasan banyak dari koleganya yang enggan bekerja pada hari Lebaran tahun ini. TIdak hanya kabar tentang KPK yang terancam bangkrut namun juga kesejahteraan para penarik ojek online juga terlihat miris. Dia menyebut ketiadaan insentif dari perusahaan ojol kepada mitranya itu secara tidak segera mempengaruhi para driver lebih pilih menggunakan saat bersama keluarga di hari Idul fitri. Walhasil, banyak penumpang yang ada masalah beroleh layanan sejak Kamis (13/5) lalu.

“Jadi semenjak dikurang-kuranginnya bonus jadi menurunkan teman-teman ojol untuk mencari order. Apalagi ini sedang hari raya ya, jadi lebih banyak yang pilih bersama keluarga dibanding narik,” jelasnya. Ia menyebut bonus yang diberikan perusahaan aplikasi ojek online tetap dipangkas sudah sebabkan banyak driver yang tidak ulang sesemangat dulu. Igun menyatakan driver jadi ada masalah beroleh penghasilan lebih meski berusaha mengejar bonus. Ujung-ujungnya, kata dia, loyalitas mereka pun menurun.

Ojol Pilih Idul Fitri Bersama Keluarga Karena Bonus Sepi

Sepi Bonus, Ojol Jarang Terlihat Di Jalanan Jakarta Saat Idul Fitri

“Artinya mesti effort (usaha) lebih untuk sanggup sanggup bonus, namun kalau di hari raya ya itu order enggak terlampau banyak. Jadi, narik pun tidak banyak yang tidak sanggup sanggup bonus,” terangnya. Oleh gara-gara itu, ia mengingatkan kepada perusahaan aplikasi ojol untuk lebih perhatikan kesejahteraan mitranya. Kalau sudah begini, dampaknya akan mengorbankan layanan ke pelanggan.

Dia memprediksi para driver baru akan ulang bekerja normal pada Senin (17/5) mendatang. Sebagai informasi, banyak penumpang ojek online, terutama di tempat Jabodetabek. Mengalami ada masalah beroleh layanan ojol sudah sejak kamis lalu dari pengakuan Garda tersebut, keliru satunya ke Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Rubi Purnomo.

Rudi memastikan pihaknya berkomitmen menghadirkan solusi bersama mempertemukan pelanggan bersama mitra, terhitung di hari libur nasional dan hari besar keagamaan. Demi memastikan tersedianya layanan pelanggan pada perayaan Idul fitri, dia menyebut Gojek sejak 11 Mei lalu memberi tambahan program pribadi Hari Raya yang tawarkan penghasilan tertentu untuk mitra driver yang punya niat bekerja di hari raya.

“Gojek terhitung punya program tertentu bagi mitra driver, yaitu program Swadaya yang dimaksudkan untuk memberi tambahan peluang kepada mitra driver meningkatkan penghasilan dan kurangi ongkos operasional sehari-hari melalui bermacam inisiatif dan program yang sanggup dinikmati oleh mitra driver beserta keluarganya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *